13 Agu 2011

Uns Expo 2011 (Hari 1)

Kemarin, tgl 12 Agustus 2011 di buka uns expo untuk MaBa 2011 di Student Center Uns. Kami anak-anak Bem Uns ikut berpartisipasi atas acara tersebut. Karena ini sangat menentukan masa depan generasi penerus Bem Uns periode berikutnya.

Target kami mencapai 150 kuota, karena pengalaman tahun kemarin anggota Bem Uns Kabinet Totalitas Perjuangan tidak lebih dari 100 anggota. Oleh karena itu, kami tampil totalitas mulai dari menyiapkan konsep sampai persiapan di stan.


Stan Bem Uns sama seperti tahun kemarin, di belakang panggung. Jadi adek-adeknya bisa langsung melihat keatas. Dan kebetulan DC kami merah-putih sesuai dengan tema “Perjuangan” dan sebentar lagi 17 Agustus ^^

Kemarin pesertanya dari FH, FSSR, FISIP, FE semua kumpul di SC untuk melihat kami (UKM-UKM) perform menampilkan keunggulan masing-masing UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Aku yang kebetulan ikut di Bem Uns Kabinet Totalitas Perjuangan ikut jaga stan yang hari sebelumnya kita dekor bersama sampe maghrib belum kelar ==” hehe.

Kemarin waktu tampil ternyata masih ada miss communication, padahal udah di siapin mateng-mateng. Miss comm anatara sii Jani (monyet) ma si Mas Arif (Pak Presiden). Abis Video sii Jani main masuk aja, padahal udah habis waktunya dia buat teatrikal. Dan setelah di komando Pak Pres langsung Orasi di tengah-tengah adeknya pake toa. Terus kami yang ada di pinggir pada masuk ke dalam barisan buat bagi bulletin Bem. Ada yang lempar tuh bulletin, yaaahh harus sabar juga sih ngadepin banyak orang. Di ambil hikmahnya aja, kan orang itu beda-beda juga karakternya.

Maaf kawan-kawan seperjuangan, hari ini aku nggak ikutan di expo. Panas badanku, nggak enak badan juga. Daripada ntar ambruk lebih baik istirahat dulu. Senin insyallah ikutan, cemunguuuutthh!!

Ini beberapa jepretanku ^^

















31 Mar 2011

Sumpaaaaaa,,




Hari ini super duper BETE!!!

aaaaaarrrrggghhh~~



Tu orang napa sih, dari dulu kaga pernah nyadar-nyadar juga

SABAR,,
hedeeeeeeeeeeeeeehhh

Sampe BABE aja bilang kayak gitu, berarti dia udah keterlaluan


Muke gile dah, emang sape lu!



Nyesel dah kemarin-kemarin kenapa dimasukin sih

Anjiiiiiiiiiiiirrrrrrrrr~~




Stop,, stop,,
Silently.....

11 Mar 2011

EMO... EMO... dan EMO..


Emo (pengucapan /ˈiːmoʊ/, singkatan untuk emotional music[1]) adalah gaya musik rock dengan ciri khas musik yang melodius, disertai lirik yang ekspresif dan berisi pengakuan. Pada pertengahan 1980-an terdapat subbudaya hardcore punk di Washington, D.C.. Musik mereka disebut emotional hardcore atau emocore, perintisnya adalah Rites of Spring dan Embrace.[2] Punk gaya baru yang dipelopori Rites of Spring juga disebut emotive hardcore.[3] Sejalan dengan ditirunya gaya bermusik ini oleh grup-grup punk kontemporer Amerika, terjadi pergeseran dan perubahan bunyi musik dan arti, tercampur dengan pop punk dan indie rock, dan berpuncak pada awal tahun 1990-an dengan musik oleh Jawbreaker dan Sunny Day Real Estate. Pada pertengahan 1990-an grup-grup musik emo mulai bermunculan dari Amerika Serikat Tengah Barat dan Amerika Serikat Tengah, dan sejumlah label independen mulai menjadi spesialis emo. Emo mulai populer sebagai genre musik pada awal 2000-an mengikuti kesuksesan Jimmy Eat World dan Dashboard Confessional yang laris rekamannya hingga mendapat piringan platinahttp://www.blogger.com/img/blank.gif, dan munculnya subgenre baru dari emo berupa screamo yang lebih agresif. Istilah emo dipakai oleh kritikus musik dan wartawan untuk menyebut musik yang dibawakan berbagai artis, termasuk Fall Out Boy dan My Chemical Romance, serta grup-grup yang unik seperti Coheed and Cambria dan Panic at the Disco.

Selain mengacu kepada musik, emo secara umum sering dipakai untuk menggambarkan hubungan khusus antara penggemar dan artis, dan menjelaskan unsur-unsur yang terkait seperti busana, budaya, dan tingkah laku.

Read More ...

Stres Tingkat DEWA!!!

Sumpaaaahh.... Jujur, w ga bisa kalo harus ninggalin dunia OTAKU!! Ya iya laaaaahhh... disini w bisa nemuin temen2 GA WARAS, EDAN, STRES, MIRING, GILA, KONYOL, GOKIL *banyak bacot dah* :P
Tapi kenapa sih mamih-papih w ngelarang keras dunia ini?? :o

Ga lucu juga kan cuma alesan classic "KAYAK ANAK KECIL AJA MASIH SUKA KOMIK!!"

Apaan tuh??

Tapi jujur aja, kalo w ga ngenal dunia ini pasti w udah masuk jadi mahasiswi di belakang kampus dah "RSJ" #lol
muahahahaaaa~~

Pliiisss deeehh.... Semua itu butuh proses, dan proses itu ada waktunya. Ga mungkin banget bisa instan. eeeeeeeeeeerrrr~~~




Dan sekarang, yang bener aja temen-temen kampus pada ga gaul =="
Bikin bacot ja di kampus!! EMANG SAPE LU!! kok berani ngatur-ngatur w(?)
Bego dah... EGP!!


Sebel w kalo harus mikir orang kayak mereka! Yang ada w cepet tuiirr dah :o




Satu lagi, ada orang yang PEDE LUAR DALEM dah. Masih ada ya makhluk kayak DIA didunia ini?
Ajaib banget dah.. hemmpphh

ga nyangka w sekarang dikelilingi dengan orang-orang ANEH bin AJAIB :P




Sumpah dah... stres w bener-bener tingkat DEWA dah :D

12 Feb 2011

Kurenai -EVE-

Hai kalian semuaaaa >o< gw mau memperkenalkan band paling unik saat ini. Band ini adalah band progressive power metal yang berdomisili Semarang dengan mengadaptasi tampilan/dandanan Visual Kei. Visual Kei merupakan "looks" yang trend di Jepang.

Tanpa basabasi, Kita sambuutt.. *tot teet tooot teet tot teeeet..!!*



Tapi tunggu dulu, ...
Bukan berarti mereka band plagiat yang mengadaptasi sepenuhnya budaya Jepang. Dengarkan musik mereka dan anda akan mengerti bahwa musik mereka berbeda.


Mereka membuktikan bahwa musik metal tidak melulu dikaitkan dengan penampilan yang urakan. Itulah motto mereka,
"when beauty and heavy music is collide" \m/

HARU (VO):



HIKA (GT):



SASA (DR):



MYST (GT):





Keren pan manusia-manusianyaa *hlo(?)* :o
wkwkwk...
musiknya, beeeeeuuuuuhh~ ^o^
sok atuh :)) Kurenai EVE - FORSAKEN (Single).mp3

3 Jan 2011

Cassis-Chords

Bm G A D F#
(in the "I will walk..." part)
e|---2-----3-----0-----2-----2------3------------------------------|
B|---3-----3-----2-----3-----2------3------------------------------|
G|---4-----0-----2-----2-----3------4------------------------------|
D|---4-----0-----2-----0-----4------5------------------------------|
A|---2-----2-----0-----------4------5------------------------------|
E|---------3-----------------2------3------------------------------|

e|----2---0---2---2---0---2-------2------------------------------------------|
B|------0---------------0-----2-----2-----------------3-2--------------------|
G|----------2-------------------2-----2-------2---2--------------------------|
D|--------------0---0-------2-----------2-0-4---4---4------------------------|
A|--2------------------------------------------------------------------------|
E|---------------------------------------------------------------------------|

e|----2---0---2---2---0---2-------2------------------------------------------|
B|------0---------------0-----2-----2----------------------------------------|
G|----------2-------------------2-----2--------------------------------------|
D|--------------0---0-------2-----------2------------------------------------|
A|--2-------------------------------------0----------------------------------|
E|---------------------------------------------------------------------------|


(Intro)
Bm G A D (x4)


Bm G A D Bm
A D
Ah... Zutto kurikaeshiteta zutto kanashimasetebakaridatta
Bm G A D Bm
A (intro x4)
Ah... Kitto anatasaemo kizutsukete bokuwa ugokenumama
Bm G A D Bm
A D
Ah... Anatani hurerukotoga naze konnani kurushiinodesuka?
Bm G A D Bm
A
Kitto onajikotowo kurikaeshi anatawo ushinatteshimaunoga kowakattakara


G A F# Bm G
F# Bm
Yorisoukotode nuguoutoshita wasurekirenakatta hiwo
G A F# Bm G A
Anatawa nanimo kikazuni konotewo nigittekuretane


D F# G A
Ashita anatano kimochiga hanaretemo kitto kawarazu aishiteiru
D F# G A
Ashita anatani bokuga mienakutemo kitto kawarazu aishiteiru

G F# Bm G F# Bm
I will walk together, the future not promised
G F# Bm G F#
(intro x4)
It keeps walking together, to the future in which you are...


D F# G A
Turaikotosae wasurerukurai anatawo omotteiru
D F# G
Aenai yoruwo kazoeru tabini kogareru mune
G A F# Bm G
F# Bm
Kakechigaino samishisatsunoru douka hitorikiride nakanaide
G A F# Bm G A
Donnani hanaretemo shinjiaeru hutaride iyou


D F# G A
Douka konomama waratteitai anatawo kizutsukesasenaide
D F# G A
Tokiga tatsutabi usureteitta annaomoi kurikaeshitakunai
D F# G A
Ashita anatano kimochiga hanaretemo kitto kawarazu aishiteiru
D F# G A
Ashita anatani bokuga mienakutemo kitto kawarazu aishiteiru
D F# G A
Douka bokudakewo mitsumeteite (I will walk together)
D F# G A
Douka konotega hodokenuyou (I will walk together)

G F# Bm G F# Bm
I will walk together, the future not promised
G F Bm G F#
(outro)
It keeps walking together, to the future in which you are...


(Outro - play as many times as you want really)
D F# G A

#download mp3 ----> klik disini

1 Jan 2011

MANGA

Manga (漫画) (baca: man-ga, atau ma-ng-ga) merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka (漫画家) (baca: man-ga-ka, atau ma-ng-ga-ka) adalah orang yang menggambar manga.
Manga di Jepang

Majalah-majalah manga di Jepang biasanya terdiri dari beberapa judul komik yang masing-masing mengisi sekitar 30-40 halaman majalah itu (satu chapter/bab). Majalah-majalah tersebut sendiri biasanya mempunyai tebal berkisar antara 200 hingga 850 halaman. Sebuah judul manga yang sukses dapat terbit hingga bertahun-tahun seperti "ジョジョの奇妙な冒険 / Jojo no Kimyō na Bōken / JoJo's Bizarre Adventure / Misi Rahasia". Umumnya, judul-judul yang sukses dapat diangkat untuk dijadikan dalam bentuk animasi (atau sekarang lebih dikenal dengan istilah ANIME) contohnya adalah seperti Naruto, Bleach dan One Piece

Beberapa manga cerita aslinya bisa diangkat berdasarkan dari novel / visual novel, contohnya adalah "Basilisk" (tidak beredar di Indonesia) berdasarkan dari novel "甲賀忍法帖, Kōga Ninpōchō" oleh Futaro Yamada, yang menceritakan pertarungan antara klan ninja Tsubagakure Iga dan klan ninja Manjidani Koga. Ada juga yang mengangkat dari segi sejarah, seperti sejarah Tiga Kerajaan (The Three Kingdom) seperti Legenda Naga (Ryuuroden) dan sejarah-sejarah Jepang, kadang ada yang memakai nama yang benar benar ada, ada juga yang memakai tokoh fiktif

Tokoh Goku dalam Dragonball Evolution

Setelah beberapa lama, cerita-cerita dari majalah itu akan dikumpulkan dan dicetak dalam bentuk buku berukuran biasa, yang disebut tankōbon (atau kadang dikenal sebagai istilah volume). Komik dalam bentuk ini biasanya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi dan berguna buat orang-orang yang tidak atau malas membeli majalah-majalah manga yang terbit mingguan yang memiliki beragam campuran cerita/judul. Dari bentuk tankōbon inilah manga biasanya diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain di negara-negara lain seperti Indonesia.

Untuk beberapa judul (yang sukses) bahkan telah/akan dibuat versi manusia (Live Action, atau kadang disingkat sebagai L.A. di jepang), beberapa judul yang telah diangkat menjadi Live Action adalah Death Note, Detektif Conan, GeGeGe no Kintaro, Cutie Honie, Casshern, DevilMan, Saigake!! Otokojuku dan lain lain
Lebih lanjut sebagian judul juga akan dibuat remake kembali secara internasional oleh produsen di luar negara Jepang, seperti Amerika, yang membuat film Live Action Dragon Ball versi Hollywood (20'th Century Fox), dan kabarnya juga akan dibuat versi live action dari Death Note oleh pihak produser barat.
Berdasarkan jenis pembaca
Manga yang khusus ditujukan untuk anak-anak disebut kodomo (子供) — untuk anak-anak.
Manga yang khusus ditujukan untuk (Wanita) dewasa disebut josei (女性) (atau redikomi) — wanita.
Manga yang khusus ditujukan untuk dewasa disebut seinen (青年) — pria.
Manga yang khusus ditujukan untuk perempuan disebut shōjo (少女) — remaja perempuan.
Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shōnen (少年) — remaja lelaki.

Banyak dari jenis-jenis ini juga berlaku untuk anime dan permainan komputer Jepang.

Dua penerbit manga terbesar di Jepang adalah Shogakukan (小学館) dan Shueisha (集英社).
Gaya penggambaran

Rata-rata mangaka di Jepang menggunakan gaya/style sederhana dalam menggambar manga. Tetapi, gambar latar belakangnya hampir semua manga digambar serealistis mungkin, biarpun gambar karakternya benar-benar sederhana. Para mangaka menggambar sederhana khususnya pada bagian muka, dengan ciri khas mata besar, mulut kecil dan hidung sejumput. Ada juga gaya menggambar Lolicon maupun Shotacon.

Tidak semua manga digambarkan dengan sederhana. Beberapa mangaka menggunakan style yang realistis, walaupun dalam beberapa elemen masih bisa dikategorikan manga. Seperti contohnya Vagabond, karya Takehiko Inoue yang menonjolkan penggunaan arsir, proporsi seimbang dan setting yang realistis.[rujukan?] Tetap, Vagabond dikategorikan manga karena gaya penggambaran mata, serta beberapa bagian yang simpel. Manga juga biasa digambar dalam monochrome dan gradasinya yang biasa disebut tone.

Untuk komik jangka panjang atau yang memiliki ratusan volume, umumnya seiring dengan perkembangan waktu, para mangaka akan mengalami perubahan goresan yang cukup signifikan.[rujukan?] Contoh yang umum di Indonesia mungkin karaya Hojo Tsukasa yang dari Cat Eyes berubah menjadi seperti dalam City Hunter. Atau karya lain Ah ! My Goddess yang dimulai sejak 1988 dan sampai sekarang masih terus berjalan. One Piece and Naruto pun cukup berubah bila dibandingkan pada goresan volume volume awal.[rujukan?]
Doujinshi

Doujinshi adalah sebutan bagi manga yang dibuat oleh fans manga tersebut yang memiliki alur cerita atau ending yang berbeda dari manga aslinya. Para fans ini biasa mendistribusikannya dari tangan ke tangan, dijual secara indie di toko doujinshi, atau mengikuti konvensi akbar doujinshi yang biasa disebut Comiket. Disini dijual ribuan judul doujinshi tiap tahunnya. Pengunjungnya bisa mencapai 400.000 orang.

Doujinshi sendiri kadang menjadi batu loncatan seseorang/kelompok untuk menjadi mangaka. Ken Akamatsu (Love Hina, Negima) juga sering membuat dojin karyanya sendiri. Manga yang bertema hentai biasanya adalah dojin dari manga tertentu yang sudah terkenal. Biasanya karakter manga tersebut memang didesain untuk jadi "sasaran" para dojin-ka (sebutan bagi para pembuat dojin, sama seperi manga-ka).
Manga di Indonesia
Penerbit

Dua penerbit manga terbesar di Indonesia adalah Elex Media Komputindo dan m&c Comics yang merupakan bagian dari kelompok Gramedia. Sekitar tahun 2005, kelompok Gramedia juga telah menghadirkan Level Comics, yang lebih terfokus pada penerbitan manga-manga bergenre Seinen (dewasa).

Tedapat beberapa penerbit ilegal di Indonesia, namun tampaknya peredarannya hanya sebatas di wilayah kota kota besar, karena untuk beberapa daerah tidak ditemukan komik-komik jenis ini. Perbedaan yang mencolok dari penerbit ilegal ini, mereka tampak lebih terbuka terhadap sensor dibandingkan dengan manga terbitan Elex yang jauh lebih ketat dalam hal sensor.
Format baca dan Kejanggalan

Aslinya bahasa Jepang biasanya ditulis dari kanan ke kiri, sehingga penggambaran manga dan ditulis dengan sistem seperti ini di Jepang, yang umum disebut sebagai istilahnya "raw" (mentah). Hal ini berbeda dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang biasa membaca dari kiri (atau sebagai patokan cover depan ada di bagian kiri) ke kanan. Sebelum tahun 2000-an, menyikapi masalah perbedaan budaya ini, ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia gambar dan halamannya umumnya di-flip sehingga dapat dibaca dari kiri ke kanan. Hal ini menyebabkan sering terlihat tokoh tokoh dalam komik terlihat kidal (penggunaan tangan kiri yang dominan) dan sedikit aneh




Untuk beberapa manga yang tidak mempermasalahkan keadaan terbalik ini, hal semacam ini tidak terlalu dipermasalahkan, namun kerancuan menjadi sangat mengganggu dalam terjemahan manga genre detektif seperti Detektif Conan, Q.E.D atau Detektif Kindaichi yang sering memberikan informasi/petunjuk yang sangat menyesatkan pembaca karena pada bagian cerita di bab depan tidak sesuai dengan hasil deduksi/kesimpulan dari tokoh utama maupun fakta yang tergambar dalam cerita. Bahkan dalam suatu buku cerita, kadangkala hanya satu panel yang dibalik (pada bagian deduksi) yang semakin memperparah inti cerita. (lihat gambar di samping)

Manga pertama yang mepertahankan format seperti format Jepang asli (raw) adalah Rurouni Kenshin. Selain itu, beberapa penulis komik seperti Takehiko Inoue yang menciptakan komik Slam Dunk tidak setuju karya mereka diubah begitu saja dan minta agar karya mereka dibiarkan dalam format aslinya (raw). Kini, manga-manga yang terbit di Indonesia biasanya sudah diterbitkan dalam format aslinya, terutama untuk pernerbit terbitan "LEVEL COMICS" semuannya sudah mengikuti format asli RAW Jepang, kecuali untuk beberapa judul dari penerbit "Elex Media Komputindo" yang sebagian ada yang telah mulai diterbitkan sebelum tahun 2000-an.

Beberapa judul (yang telah diterjemahkan / dikenal dalam bahasa Indonesia) yang telah memakai format baca ala jepang (raw) adalah :
Monster (2003) M&C!

Monster - Urasawa Naoki (1995)
Comic Bomber (2008) Elex Media Komputindo

Hoero Pen - SHIMAMOTO Kazuhiko (2002)
ROAD to St. ANDREWS DANDOH XI (2008) Elex Media Komputindo

DAN DOH!! XI - SAKATA Nobuhiro & BANJO Daichi (2002)
AEGIS in the DARK (2008) Elex Media Komputindo

YAMI NO AEGIS - NANATSUKI Kyouichi & FUJIWARA Yoshihide (2006)
C.M.B. (2008) Elex Media Komputindo

C.M.B. - Shinra Hakubutstukan no Jiken Mokuroku - Motohiro Katou (2006)
Kungfu Boy Legends (2008) Elex Media Komputindo

Tekken Chinmi Legends - Takeshi Maekawa (2007)
A.S.Animal Sense (2008) Elex Media Komputindo

A.S.(Animal Sense) - Takeshi Maekawa (2006)
Yotsuba &! (2008) Elex Media Komputindo

Yotsubato! - Kiyohiko Azuma / Yotuba Sutazio (2007)
Azumanga DAIOH Elex Media Komputindo
ONE PIECE Elex Media Komputindo
Gash Bell M&C!
Ghost Sweeper Mikami Elex Media Komputindo
Pengaruh pada kultur di Indonesia

Karena banyaknya manga yang diterbitakan di Indonesia sejak dari zaman Doraemon, Candy Candy, Detective Conan, maupun Kungfu Boy yang membanjiri pasar Indonesia yang berlangsung selama bertahun-tahun dengan distribusi yang cukup teratur sehingga menyebabkan manga terbitan Elex Media Komputindo sangat mudah diperoleh apabila dibandingkan dengan peredaran komik Eropa/Amerika yang relatif lebih susah dan lebih mahal, kecuali Donal Bebek yang masih bisa didapat secara teratur tiap minggunya.

Hal ini mengakibatkan terjadinya debat kusir pada proses pembentukan komik karya "Indonesia", karena secara tidak langsung banyak generasi komikus muda di Indonesia baik tanpa sadar maupun sadar, terpengaruh oleh gaya aliran Jepang (manga) ini. Hal ini pun masih diperdebatkan, namun mengingat dengan beberapa pengarang asal Korea dan Hong Kong yang memiliki goretan yang cukup mirip dengan manga Jepang, harusnya hal ini tidak dipermasalahkan.

Di Indonesia juga terdapat komunitas-komunitas penggemar manga dan anime. Biasanya mereka berkumpul dan berbagi dengan penggemar lain lewat internet atau berkumpul di suatu tempat. Para penggemar yang bertemu di internet/forum biasa mengadakan gathering (pertemuan) untuk saling berjumpa satu sama lain.
Iklan televisi

Ada sebuah iklan produk makanan yang memakai tokoh yang sangat mirip dengan tokoh Kamen Rider dan baltan (Ultraman) yang disebut lobstozilla. Namun iklan ini lebih mirip jiplakan secara kasar daripada sebuah pengaruh.
Kontroversi

Sekitar tahun 2005 - 2007, penerbit Indonesia seperti Level Comics, berani menerbitkan manga yang berbau DEWASA (Seinen). Pada awal kemunculannya, ini sempat ditentang keras. Bahkan manga Vagabond sempat ditarik dari peredaran. Setelah pemberlakuan sensor yang lebih ketat, para penerbit tidak lagi diprotes oleh para ibu yang anaknya membaca manga-manga tersebut. Manga juga sering dinilai tidak mengindahkan rating karena pencantumannya kurang mengena oleh sebagian kalangan yang menilai.
Manga di luar Jepang

Manga telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa di negara-negara di luar Jepang termasuk Cina, Perancis, Italia, Malaysia, Indonesia dan lainnya. Untuk beberapa negara terdapat sebutan tersendiri untuk menyebut komik:
Manhua untuk China/Hongkong/Taiwan
Manhwa untuk Korea
Jenis manga
Kategori manga pornografis

Biasanya disebut "hentai" (変態) dalam bahasa Inggris, meskipun istilah ecchi (H) lebih sering dipakai. Ecchi sendiri sebenarnya merupakan cara penyebutan orang Jepang untuk huruf "H" dari kata 'hentai'.
Softcore
lolicon (perempuan muda)
shota-con (laki-laki muda)
yaoi (gay)
yuri (lesbian)
Hardcore
ero-guro (erotic-grotesque)
futanari (hermafrodit)
kemono (hewan setengah manusia)

28 Des 2010

Hanazakari no Kimitachi e [SP]




Dorama tanpatsu berdurasi 1 jam 49 menit ini merupakan kelanjutan dari suksesnya Hanazakari no Kimitachi E series. Yup, drama yang bertaburan bintang-bintang papan atas Jepang ini diputar pada tanggal 12 Oktober 2008 dengan rating sebesar 18.8%.

Di luar perkiraan, episode special ini bukannya mengisahkan tentang perjalanan murid-murid Ohsaka Gakuen ke Amerika seperti banyaknya rumor yang beredar, melainkan kisah yang terjadi di antara episode ke 7 dan ke 8 dari versi series nya (oleh karena itu disebut episode 7.5) serta adegan kelulusan dari murid tingkat III.

Sudah setengah tahun Ashiya pulang ke rumahnya di Amerika. Anak-anak murid Ohsaka Gakuen sedang sibuk mempersiapkan pesta kelulusan. Selain itu mereka juga sedang mempersiapkan pesta menyambut Valentine. Seperti biasa di Ohsaka Gakuen yang sangat tergila-gila dengan kompetisi, di Valentine kali ini pun mereka berkompetisi siapa yang mendapatkan coklat terbanyak.

Dalam ajang kompetisi itu muncul pertanyaan dalam diri Nakatsu, sejak kapan Sano mulai jatuh cinta pada Ashiya, dari pertanyaan itulah cerita berkilas balik pada episode 7 dimana Sano meminta Ashiya untuk tidak kembali ke Amerika walaupun dia sudah berhasil melompat. Dan hari-hari sekolah yang ceria serta penuh dengan kompetisi itu pun kembali berulang.

the GazettE: Live DVD, Best Album, dan Maxi Single Baru!

Usai mengguncang Tokyo Dome pada 26 Desember kemarin melalui Final One-man Livenya yang bertajuk TOUR 10 NAMELESS LIBERTY SIX BULLETS, the GazettE telah kembali muncul dengan announcement baru bahwa sebuah Live DVD dan sebuah Best Album akan dirilis bersamaan pada 23 Maret 2010 mendatang! Belum cukup sampai di situ, mereka pun telah menkonfirmasi bahwa sebuah single baru akan segera dirilis pada bulan April 2011, meskipun judul dan detil lebih lanjut belum dapat diketahui.

Berikut setlist Live NLSB Final 26 Desember lalu yang akan dirilis dalam DVD:
01. Red
02. AGONY
03. Hyena
04. Akai One Piece
05. Psychedelic Heroine
06. SHIVER
07. Ganges ni akai bara
08. PLEDGE
09. Bath Room
10. DIM SCENE
11. HEADACHE MAN
12. VERMIN
13. HESITATING MEANS DEATH
14. COCKROACH
15. DISCHARGE
16. Filth in the beauty
-ENCORE 1-
17. Ride with the ROCKERS
18. Nausea & Shudder
19. SWALLOWTAIL ON THE DEATH VALLEY
20. Ruder
21. Kantou dogeza kumiai
22. LINDA~candydive pinky heaven~
-ENCORE 2-
23. Kare uta
24. Miseinen

Sumber:
TW.

"L’Arc-en-Ciel akan vakum sampe 2011 setelah tur L’7"

“Setelah live ini, nggak akan ada live untuk sementara waktu.” Kalimat mengejutkan itu diucapkan Hyde, vokalis laruku, di hadapan puluhan ribu audience konser L’7 Trans Asia’via Paris di Tokyo Dome, awal Juni lalu.

Kabar hiatus yang berhembus pasca pernikahan Tetsu, sang leader, itu terbukti kebenarannya. Sekitar awal Mei, salah satu media cetak Jepang memajang foto hitam putih bertulisan “2011 > Next Live 20th L’Anniversary Live.” Karena belum ada konfirmasi dari laruku, kabar tersebut dianggap angina lalu.

Titik terang mulai terlihat saat Hyde mengumumkannya dalam Hydeist, situs resminya, akhir Mei. “Mulai pekan ini, kami akan memulai live [tur L’7] di Jepang. Saat tur ini berakhir, L’Arc tidak akan mengadakan live lagi untuk sementara. Tapi aku akan senang kalau kalian berpikir bahwa kami akan terbang lebih tinggi lagi.” Tulis Hyde di BBS [bulletin board system] yang hanya bisa diakses member Hydeist itu.

Tokyo dan Osaka, dua kota persinggahan terakhir rangkaian tur L’7, menjadi saksi mundurnya L’Arc untuk sementara. Di penghujung konser, L’Arc menyatakan bahwa mereka belum akan disband. “Sebab, L’Arc adalah culture.” Itulah yang tertulis di giant screen.

Meski menarik diri dari fans, Hyde, Tetsu [basis], Kitamura Ken [gitar], Awaji Yukihiro [drum] akan tetap eksis. “Kami punya beberapa lagu bagus. Jadi kami akan merilisnya. Tunggu saja” kata Hyde di hari kedua konser L’7 di Tokyo, 1 Juni.

Untuk mengobati kesedihan fans sementara mereka vakum, L’Arc sudah menjadwalkan rilis sejumlah item. Pada 27 Agustus, mereka meluncurkan double A-side single NEXUS 4/Shine. NEXUS 4 dicomot Subaru untuk lagu tema iklan produk terbaru mereka, New Legacy. Shine merupakan opening song anime Seirei no Moribito yang tayang April 2007.

Bersamaan dengan single NEXUS 4/Shine, DVD TOUR 2007-2008 Theater of Kiss dilepas ke pasaran. Isinya berupa aksi panggung selama L’Arc mengadakan rangkaian konser Theater of Kiss pada 20 Desember 2007-12 Februari 2008. dua keeping DVD berdurasi 170 menit itu juga memuat dokumentasi off stage mereka. Musim semi tahun depan, L’Arc giliran merilis photo book berisi rangkuman kenangan tur L’7.

Para Cielers, harus bersabar untuk menyaksikan kembali aksi panggung keempat cowok tersebut. Mereka baru akan reuni bila L’Arc berulang tahun ke-20, yaitu pada 2011. “Saat itu kami berencana kembali dengan ‘kapal’ yang lebih besar” ucap Hyde

Ini bukan kali pertama L’Arc vakum. Setelah merilis Real, mereka memutuskan meretas karir solo. Hyde merilis dua album, Roentgen dan 666. Tetsu mengusung bendera Tetsu69 dan meluncurkan album Suite November. Ken membentuk S.O.A.P [Sons of All Pussy] bersama Sakura, mantan drummer L’Arc. Sedangkan Yukihiro mewujudkan impiannya menjadi vokalis bersama band Acid Android.

Selepas rangkaian tur L’7 bukan berarti L’Arc bersantai. Tiap personel memiliki kesibukan sendiri. Seperti..

Hyde, yang lagi-lagi mencuri start. Ia kan kembali berduet dengan KAZ, mantan personel Spin Aqua, setelah sebelumnya mereka pernah berduet mengerjakan album Hyde, Faith. Kali ini mereka berdua mengusung bendera VAMPS.

Tetsu, sang newlywed, mengungkapkan keinginannya menikmati hari-hari setelah pernikahan. “Aku ingin membangun keluarga yang hangat.” tutur suami Sakai Ayana, model sekaligus aktris Jepang yang usianya 16 tahun lebih muda.

Ken, si mantan calon arsitek ini akan terjun sebagai produser. Dia membidani single terbaru band MUCC yang masih belum diberi judul.

Yukihiro, si chocoholic, masih belum memastikan kegiatannya selepas Laruku vakum. Bisa jadi, Yukihiro akan kembali menyeriusi karir bersama Acid Android.

23 Des 2010

ヴィジュアル系, bijuaru kei (Visual Kei)




Visual Kei merupakan penggabungan dari kata Visual(bahasa Inggris), dan Kei(bahasa Jepang) yang mempunyai arti ‘gaya’. Jika komunitas Punk berasal dari London, maka Visual kei berasal dari Jepang. Visual Kei (ヴィジュアル系, bijuaru kei?) mengacu pada sebuah gerakan dalam J-Rock yang populer pada sekitar tahun 1990-an. Gerakan ini ditandai dengan band yang mengenakan kostum dramatis dan imej visual untuk memperoleh perhatian. Di Jepang, penggemar band Visual Kei sebagian besar hampir selalu terdiri dari gadis remaja dan dipasarkan secara luas dalam bentuk merchandise anggota band itu sendiri. Di negara-negara lain, perbandingannya kecil secara kuantitas antara penganut Visual Kei kira-kira keseluruhan antara remaja putra dan putri.

Anggota band Visual Kei sering memakai make up yang mencolok, dengan gaya potongan rambut yang dramatis, yang mengingatkan pada “pita rambut” tahun 1980-an dan memakai kostum yang sangat rumit. Walaupun sebagian besar musisi adalah laki-laki. Anggota band sering bermake up dan memakai pakaian yang dapat dianggap sebagai feminin atau androgynous. Pada akhirnya sebagian band kembali pada image warna – warni dan fantastik yang populer sekitar 5 tahun lalu yang diinspirasi game RPG dan anime. Daya tarik kostum pada fans adalah dengan ditunjukkan oleh para gadis yang berpakaian cosplay sebagai anggota band favorit mereka, secara terpisah pada konser di Jepang, di Amerika pada acara-acara anime.

Band visual kei yang diartikan sebagai yang utama dari gaya visual, tidak mengacu pada jenis musik tertentu. Mereka sebagian memainkan musik rock, hard rock seperti Luna Sea, Dir en Grey, Penicillin, Due'le Quartz, Plastic Tree, musik gothic dan neoclassic seperti Malice Mizer, Moi Dix Mois, Rentrer en Soi, D'espairs Ray dan Phantasmagoria, Light Rock dan Pop seperti L'Arc~en~Ciel, Glay, Shazna dan musik heavy metal dan Ballad seperti X Japan, Loudness, Buck- Tick, Sex Machine Gun, selain itu musik industrial, punk, dan techno kadang - kadang juga masuk ke dalamnya. Dengan mengambil genre dalam arti yang luas, sebagian besar memutuskan memainkan beberapa jenis musik rock.

Pengamat barat seringkali kebingungan dalam membedakan Visual Kei Band dengan Band Gothic karena kadang-kadang penampilannya yang mirip dalam bermake up dan berpakaian, tetapi sebagian gothic Jepang tidak bisa memasukkan visual Kei menjadi Gothic, dan disana ada persilangan budaya kecil antara Visual Kei Jepang dan Gothic Jepang diluar model gothic lolita, yang mana dipengaruhi oleh subbudaya gothic.

Secara luas gerakan ini telah dimulai oleh X Japan pada tahun 1980-an, yang mengangkat tren dari pemanfaatan visual shock untuk memperoleh pengakuan dalam kancah musik independen.

Sejarah:

Sejarah yang “melahirkan” adanya Visual Kei sebenarnya bermula saat Jepang mengalami perubahan besar-besaran usai Perang Dunia II. Saat itu ada suatu komunitas yang ‘terbuang’ dari masyarakat. Komunitas ini tidak hanya berbicara melalui mulut dan tulisan, tapi juga lewat penampilan. Komunitas yang mayoritas terdiri dari kaum adam itu tampil dengan mengenakan berbagai macam aksesoris dan berdandan maupun berperilaku layaknya perempuan. Lewat apa yang mereka pakai, mereka berbicara tentang segala hal. Mulai dari politik, segala under pressure, hingga masalah-masalah psikologis. Namun seiring dengan perubahan zaman, komunitas ini perlahan-lahan mengalami “mati suri” hal ini dikarenakan banyak orang Jepang yang lebih memilih bunuh diri untuk menyelesaikan masalah, daripada tenggelam dalam penderitaannya sendiri.

Oshare Kei




Sejarah
Oshare kei diduga berasal dari genre visual kei, lebih gelap, lebih gothic , dari awal milenium dan sterusnya. Tentugenre ini berbagi aspek utama, salah satu yang paling penting adalah penggunaan visual untuk identitas band. Visual kei menjadi mapan sebagai genre berfokus pada penggunaan kedua seni dan musik; anggota band laki-laki akan memakai pakaian yang rumit (sebagian besar menampilkan gaya pakaian gothic lolita sebagai tema utama) dan memberikan konser yang spektakuler. Banyak musisi visual kei berusaha menjadi lawan jenisnya (kelamin), banyak yang tidak hanya memakai gaun tapi juga mencolok make-up dan gaya rambut over-the-top. Beberapa tahun setelah gaya ini lahir, gaya lain meledak bahkan lebih ekspresif ke dunia musik Jepang. jika visual kei gelap dan gothic, oshare kei lebih cerah dan positif. Ini adalah versi yang sama sekali berbeda dari genre yang sudah sukses. Salah satu band pertama untuk menampilkan oshare kei itu Baroque pada tahun 2001. Pelopor genre ini termasuk, Kra, Charlotte dan An Cafe, yang tampil klasik, gaya manis tanpa berlebihan dan berhasil membawa daerah musik ini ke perhatian publik.

Apakah Oshare Kei?

Secara umum, oshare kei telah datang untuk menjelaskan setiap band yang menempatkan sejumlah kepentingan tinggi pada penggunaan visual dalam pekerjaan mereka, tetapi dengan efek kebalikan dari visual kei. Band oshare kei kebanyakan bertujuan untuk meniru, aspek cute cerah dan berwarna-warni kehidupan, meskipun banyak band yang menunjukkan beberapa karakteristik ini juga dapat memilih aspek-aspek lainnya. Beberapa orang mungkin menyamakan gaya band oshare kei untuk fashion, dengan cara ditampilkan secara teratur di jalan-jalan Harajuku sebagai ledakan besar warna dan antusiasme kekanak-kanakan.
Meskipun sisi musik baru-baru ini disambut musisi berbasis lebih pop, sejumlah besar oshare kei terdiri dari campuran hard rock dan musik punk, sangat mirip dengan visual kei. Oleh karena itu genre ini ditandai dengan optimis, musik rock yang positif tetapi tidak biasa untuk menemukan tari, techno dan pengaruh jazz bahkan dalam ini terus berkembang luas.

Popularitas
Oshare kei tidak mencapai budaya mainstream yang populer hingga yang relatif baru-baru ini, dan masih ada banyak band indie dari genre ini, beberapa diantaranya membawa ide-ide berani dan orisinil. Oshare kei secara teratur mencapai peringkat tinggi di Oricon Indies Chart; An Cafe dan Aicle. dalam peringkat tertentu sering antara sepuluh. Label seperti PS COMPANY dan Red Cafe adalah bukti bahwa oshare kei memiliki potensi untuk menjadi fenomena dunia luas. Beberapa waktu belakangan ini, band-band seperti SuG dan An Cafe telah memainkan konser di Nippon Budokan dengan penonton mencapai 14.000 orang.
Baru-baru ini, band-band seperti An Cafe dan Kra, musiknya telah diterima di luar negeri. Band-band Oshare kei sekarang tidak hanya bermain secara teratur di Eropa dan Amerika, tetapi juga melepaskan CD edisi khusus dan DVD yang melanjutkan ke puncak tangga lagu mereka di beberapa negara di Eropa.

Band
Meskipun sejumlah besar band mencoba menciptakan gaya mereka sendiri dan tidak menggambarkan diri mereka sebagai oshare kei, banyak band oshare kei yang dianggap terinspirasi atau telah mengunakan genre ini sebagai dasar untuk gaya musik mereka saat ini.
Band tercantum di bawah ini adalah awal yang baik untuk siapa pun yang ingin meningkatkan pengetahuan music mereka.


Read more: Oshare Kei http://www.japanesia.org/j-music-talks/oshare-kei/?PHPSESSID=610a2378abc84163f36a54530a61b1e1#ixzz18wzuMosH
haito

Hair style



Zaman sekarang ini banyak kіtа temui potongan rambut yang bermacam-macam bentuk ԁаn variasinya. Salah satunya adalah Fashion Rambut Emo ԁаn Harajuku. Eitsss tunggu dulu, Emo ԁаn Harajuku ini bukan nama orang tetapi fashion rambut yang lagi tren pada jamannya. Ini terbukti sebagian besar anak-anak muda saat ini khususnya mahasiswa menyukai tern rambut ini.

Tren rambut berponi yang disisir rapi kesamping menutupi mata ԁаn pendek pada bagian belakang adalah ciri utama Emo style. Potongan rambut ini dikenal banyak remaja setahun belakangan ini. Emo Style ini dijuluki rambut berat sebelah.

Sedangkan potongan rambut acak-acakan ԁаn unik adalah Harajuku Style yang identik dengan potongan rambut Jepang, potongan rambut ini ѕυԁаh ngtren beberapa tahun belakangan.

18 Okt 2010

ガゼット, Gazetto ^O^8


The Gazette (ガゼット, Gazetto?), stylized as the GazettE, is a Japanese visual kei-based[1] rock band formed early in 2002, currently signed to Sony Music Japan's VVV Records.



2002: Conception and early work

The foundations of the band began with Ruki (vocals), Reita (bass), and Uruha (guitar). After being involved with other bands in the visual scene, the trio decided that the GazettE would be their last band[2]. They recruited Aoi (guitar) and Yune (drums) from disbanded visual band Artia and so began the GazettE in January 2002.[3][2]

Originally signed to Matina, they released their first single, "Wakaremichi", and a video release on April 30, 2002[4]. They re-released Wakaremichi and the video release in June of the same year[4]. By September, they had released "Kichiku Kyoushi (32sai Dokushin) no Nousatsu Kouza" and their second PV release. In October they played their first one-man live. On Christmas, the 5-song compilation 妖幻鏡moon including the Gazette's song "Yougenkyou" was released [5].
[edit] 2003: New drummer and Cockayne Soup

In early 2003, Yune decided to leave the band, and he was replaced by Kai. Shortly after, they signed with the PS Company label and in May, released their first EP, Cockayne Soup. They started their first tour, with the band Hanamuke, and along with the tour, the bands collaborated on two songs. A second tour followed with the band Vidoll, and the bands were featured together on the November issue of Cure, a magazine focusing on Visual Kei bands.[6]

In early December, they played a co-headlining show with Deadman. On December 28 they performed at Fool's Mate magazine's Beauti-fool's Fest which was later released on DVD.
[edit] 2004: Disorder

On January 16, 2004 they recorded a solo performance at the Shibuya-AX, which was released on DVD as Tokyo Saihan -Judgment Day-.[3] On March 30, 2004 they released their Madara mini-album, which reached #2 on the Oricon Indie Charts. Madara was followed in May by a companion DVD, which included six music videos and an in-the-studio documentary. The same month, the GazettE was featured in Shoxx magazine's Expect Rush III, a catalogue of independent Visual Kei artists.[7] A second live DVD, Heisei Banka, was released in August.[3] During September and October they toured with fellow PS Company bands Kra and BIS. Their debut album, Disorder, was released in October and made it to the top 5 of the indies Oricon Daily Charts.

The band spent the remainder of 2004 and 2005 touring extensively, releasing Gama, another mini-album, in August.
[edit] 2005-2006: Nil and Nameless Liberty Six Guns

In 2005, the band released their first major label single, Cassis, in December.[8]

Starting 2006 with a name change—from Japanese characters to a romanized script—they released Nil, their second full-length album, on February 8, 2006,[3] and embarked on another Japanese tour, ending at the venue Nippon Budokan.[9] That July, the GazettE performed at the Beethovenhalle in Bonn, Germany, their first show outside of Asia. The concerts were arranged in conjunction with the AnimagiC anime and manga convention.[10]
[edit] 2007-2009: Stacked Rubbish and DIM

Three more singles were released followed by another studio album, Stacked Rubbish on July 4, 2007. It reached #2 on the Oricon charts within a day from the release. The album debut was followed by a promotional tour from July through September. In October, the GazettE embarked on their first European tour, performing in England, Finland, France, and Germany.

A single named "Guren" was released on February 13, 2008, which landed a #1 spot on the Oricon Charts. It was announced that a new DVD would be released in August, and a new single Leech in Autumn 2008 [11], which also landed a #1 spot on the Oricon daily charts.[12]

The GazettE accomplished a one man tour through all of October called "From the Distorted City," referencing to the song "Distorted Daytime" in their single "Leech," which portrays Tokyo as a "distorted city," in terms of the society and political crisis sweeping over Japan.

On November 15, 2008, the GazettE hosted their first secret show in Shinjuku Station. Originally, around two-hundred fifty people were to be anticipated, but instead, over seven thousand attended, the most in the band's history. Due to the amount of people on the streets, the police were forced to shut it down after two songs.[12][13]

On January 3, 2009,
the GazettE performed alongside their fellow bands signed to the PS Company label to celebrate the record label's tenth anniversary, where they announced they would release a new single called "Distress and Coma", which was preceded by a seventh-anniversary performance on March 10 at Makuhari Messe Convention Hall.

The band released their next full-length studio album, "DIM" in the summer, followed by another Japan-wide summer tour starting in July, for which the tour's final show was held at Saitama Super Arena.

On October 7, 2009, they released their new single called "BEFORE I DECAY". On December 24, the GazettE held a Christmas Eve live to close out the year called "A HYMN OF THE CRUXIFIXION".[14]
[edit] 2010: Transfer to Sony Music Records

On March 2010, the band embarked on "THE END OF STILLNESS" fan club only tour.[14]

After the fanclub tour, the band then announced another single and a live tour, which is named "TOUR10 NAMELESS LIBERTY SIX BULLETS" starting in July with two consecutive nights at the Nippon Budokan.[15] On August 4, 2010, they released a DVD of the band's ten promotional videos (aptly titled FILM BUG II). Among all of these events, the band has announced that they would be transferring from King Records to Sony Music Records, with the release of their seventeenth single "SHIVER", which was also selected as the opening theme song to the Sony anime series Kuroshitsuji II, was released on July 21, 2010.[16]

Right after the release of "SHIVER", the band announced the location for the final of the tour for "TOUR10 NAMELESS LIBERTY SIX BULLETS" which would be Tokyo Dome, and two new singles "Red" and "PLEDGE". [17] "Red" was released on September 22, 2010 and "PLEDGE" will be released on December 15, 2010. [18]
[edit] Musical style

the GazettE's musical style varies greatly, but it is generally thought of to be a form of rock music while delving into the genres of heavy metal like "Ogre" and alternative metal like "Taion" and "The Invisible Wall". Songs like "Silly God Disco" and "Swallowtail on the Death Valley" feature a funk rock sound, while songs like "LEECH" and "Hyena" feature a hard rock sound. Other songs like "Maggots", "Discharge" and "Headache Man" dwell into heavier forms of music, in particular, metalcore. the GazettE also uses a wide range of synthesized sounds during their songs, including female voices, shown in songs such as "Filth in the beauty," and "Leech". the GazettE utilizes various tunings to achieve different atmospheres and style of music. They originally used standard tuning but overtime have shifted into 1 step down and are now currently using Drop B as their primary tuning.[citation needed]

Within all their heavy work, The Gazette has also produced a number of ballads, including "Nakigahara,", "Reila", "Guren", and "Cassis".

14 Sep 2010

AYABIE disband... T^T

Berita sangat menggemparkan!!!!
Kyaaaaaa~~~~~


bagi fansnya AYABIE mohon sabar dengan cobaan ini..
tanggal 7 Agustus 2010, 4 dari 5 personel AYABIE serempak memosting di blog pribadi mereka akan mengundurkan diri. Yumehito (guitarist) , Takehito (guitarist) , Intetsu (bassist) & Kenzo (drumer) akan meninggalkan band mereka dan meninggalkan Aoi (vocalist) menjadi satu-satunya personil yg tersisa...
--"

saat berita ini terdengar aku kaget banget...
gila AYABIE bubar??? What the?? #plak
O.o

30 Agu 2010

-Ayabie 彩冷える-


Ayabie (彩冷える?), are a Japanese visual kei band currently signed to the label Tokuma Japan Communications. Their music consists of a wide variety of sounds and moods, ranging from catchy and upbeat to heavy and hard-edged punk songs.[1] Many of the band's costumes were designed by ID Japan[2] or H. Naoto.[3]




Ayabie was formed in the early spring of 2004 by ex-Hinawana members Ryōhei, Takehito, and Intetsu with Aoi (ex-MASK, ex-Cynical Biscuit).[4] On May 8, 2004, Ayabie held their first solo concert at the Takadanobaba AREA.[5] Their first single, Heien No Ato, Ame, was distributed at this live. Following this release was their next single, Romancer, which was limited to 1000 copies,

Ayabie's debut album was released on March 21, 2005, entitled Ayabie Sokukan Ongenshū. It includes a bonus DVD which contains their previously recorded PVs. The group, which started with only support drummers, finally had a permanent drummer when Kenzo joined later that year.[6]

In June 2006, Ayabie toured Europe for the first time.[6] In August, Ryōhei left the band permanently,[7] due to his disagreement of the band's future. After his departure, he started his own new band, "Megamasso".[1] Yumehito became the newest member of Ayabie 3 months later.[7] The band adjusted to the change by splitting song writing duties among the band members, with Yumehito writing most of the band's music.[3]

In 2007, Ayabie returned to Europe again[3] and released the mini-album Ecumenical along with many singles.

Ayabie toured in the US for the first time in June 2008, as part of their world tour [8]

At the conclusion of their "Mikazuki no Kiseki" Tour on September 27, 2008, Ayabie announced that as of Spring 2009 they would be going major. Their debut major label release, the single "Aitakute", was issued on 27 May 2009. As saying goodbye to their Indies theme, they are releasing a DVD named "The 7th colour ~Indies last tour FINAL~" this indicates that they are now going major and going into their new major theme. Ayabie are going to release their first major album '彩- irodori' on the 27 January 2010.

On August 7, 2010, it was announced that Takehito, Intetsu, Kenzo and Yumehito had left Ayabie to form a new band.[9]


* Aoi (葵?), born April 1, is the vocalist. He was previously in the bands Mask and Cynical Biscuit.

Former Members

* Ryōhei (涼平?), born March 27, 1983, was the Leader for Ayabie, playing the guitar and writing most of the songs while he was in the band. He was previously in the band Hinawana, and is now in the band Megamasso. Left Ayabie in 2006.
* Takehito (タケヒト?), born August 24, is one of Ayabie's guitarists. He was previously in the band Hinawana.
* Yumehito (夢人?), the newest member, was born September 22, 1985 and plays the Guitar. He was previously in the band Soroban.
* Intetsu (インテツ?), born February 1, is the band's Bassist. He was previously in the band Hinawana.
* Kenzo (ケンゾ?) is the band's Drummer, born December 8, 1982 in Tokyo.


Albums

* Tetsu no Shima (2005)
* Equal Prayer 2 All (2005)
* Ayabie Sokukan Ongenshū (アヤビエ 即完音源集?) (March 21, 2005)
* Virgin Snow Color (バージン スノー カラー, Bājin Sunō Karā?) (November 15, 2006)
* Euro Best (August 9, 2006)
* Ecumenical (2007)
* Rikkaboshi (2007)
* Irodori (彩 -irodori-?) (2010)

EPs


* Tetsu no Shima (鉄の島?) (January 1, 2005)
* Equal Prayer 2 All(限定盤) (October 26, 2005)
* Ecumenical (エキュメニカル, Ekyumenikaru?) (March 7, 2007)
* Rikkaboshi (November 28, 2007)

Singles


* Heien No Ato, Ame (閉園の後、雨) (May 8, 2004)
* Romancer/Metamorph Last Page (ロマンサー/変態最終頁) (May 8, 2004)
* Metamorph Last Page/Romancer/Kagen Sakura (変態最終頁/ロマンサー/下弦櫻) (July 17, 2004)
* Ayabie no Orugōru Ongen Vol.1 (アヤビエのオルゴール音源vol.1) (July 30, 2004)
* Chōsui Sō Yori, San Rin (貯水槽より、三人) (September 15, 2004)
* Gothic Party (ゴシックパーティー) (October 15, 2004)
* Lovers Name (ラバーズネーム) (December 29, 2004)
* M (エム) (February 10, 2005)
* Melting Cinnamon (メルトインシナモン) (March 1, 2005)
* Kuroi Tsukasasa Guito Shinegai -Second Press- (クロイツカササグイトシネガイ -セカンドプレス-) (April 25, 2005)
* Taikanshiki Zenya (戴冠式前夜) (June 15, 2005)
* Tsuki Koi (月請い) (July 13, 2005)
* Kiss Me Snow (キスミイスノウ) (August 10, 2005)
* Lempicka (December 7, 2005)
* Mafuyu, Yonrenyasō (真冬、四連夜奏) (January 18, 2006)
* Japanese Low-Res Caramel Town (ジャパニーズ ロウレゾ キャラメルタウン) (February 15, 2006)
* Chō (蝶) (March 31, 2006)
* Faint/Topaz (Faint/トパーズ) (June 28, 2006)
* N.M. Gentei Ongen Shū (エヌエムゲンテイオンゲンシュウ) (August, 2006)
* Kimi no Koe to Yakusoku (君の声と約束) Type A and B (November 1, 2006)
* Garasuzaiku no Ohanashi (硝子細工のお話) (January 7, 2007)
* Browny (ブラウニー) (March 14 , 2007)
* -Ecumenicalimage- (April 8, 2007)
* Sakura Mau Kisetsu ni (桜舞う季節に) Type A and B (April 25, 2007)
* Cubic'「L/R」ock (June 27, 2007)
* Extreme Machine (エクストリーム・マシーン) (September 14, 2007)
* Yubisaki (September 26, 2007)
* Day Dream (October 6, 2007)
* Melt Away (March 19, 2008)
* Mikazuki no Kiseki (June 25, 2008)
* Aitakute (May 27, 2009)
* Natsu Monogatari (August 19, 2009)
* Sayonara (December 2, 2009)
* Dramatic (June 16, 2010)

DVDs

Daikei/Misery in the Dusk (台形/ミザリィインザダスク) (December 21, 2004)


* Daikei台形
* Misery in the Duskミザリィインザダスク
* Shikosahokoしこさほこ
* Gothic Party speed sessionゴシックパーティスピードセッション

1 Dan Tobi -2005.4.1 Shibuya O-East- (1段飛び ~2005.4.1 SHIBUYA O-EAST~) (August 20, 2005)

* Shikosahokoしこさほこ
* Hai kinoko no mori, samayoi sakana灰キノコの森、さまよい魚
* Mazochiマゾチ
* Kaeru to kubiwa蛙と首輪
* Kei景
* Digital Lolita demonstrationデジタルロリータデモンストレーション
* Gothic party speed sessionゴシックパーティスピードセッション
* Melting cinnamonメルトインシナモン
* Kyoukai pool教会プール
* Heien no ato, ame閉園の後、雨
* Tseppeshi, taberuツェッペ氏、食べる。
* Seshiri kuseセシリー癖
* Romancerロマンサー
* Daikei台形
* Nankyoku南極
* Chaos cream festivalカオス・クリーム・フェスティバル
* Bittsu-asshuku-rollビッツ-圧縮-ロール

Tokyo-Prayer (February 1, 2006)


* Suiatsu水圧
* gimmick of heavy metal
* LEMPICKA
* Psycho circuitサイコサーキット
* Kiss me snowキスミイスノウ
* Tsukigoi月請い
* Aikagi合鍵
* Atama ga okashii頭がおかしい
* Gothic party speed sessionゴシックパーティスピードセッション
* Hentai saishuu page変態最終頁
* Shikosahokoしこさほこ
* Chaos cream festivalカオス・クリーム・フェスティバル
* Kutoi tsuka sasagu itoshi negaiクロイツカササグイトシネガイ
* Da-gi-e
* Tseppeshi, taberuツェッペ氏、食べる。
* -----[eve] diver
* Heien no ato, ame閉園の後、雨
* Taikanshiki zenya戴冠式前夜
* Romancerロマンサー

Tokyo-Rock Show (May 24, 2006)


* Chou蝶
* Hai kinoko no mori, samayoi sakana灰キノコの森、さまよい魚
* Mazochiマゾチ
* Tseppeshi, taberuツェッペ氏、食べる。
* Kiss me snowキスミイスノウ
* Sukima no Hoshiスキマノホシ
* Nankyoku南極
* Koukai pool教会プール
* Kuroi tsuka sasagu itoshi negaiクロイツカササグイトシネガイ
* Da-gi-e
* Digital Lolita demonstrationデジタルロリータデモンストレーション
* LEMPICKA
* Daikei台形
* Mimizukuみみずく
* Shikosahokoしこさほこ
* Japanese Lo-rez carameltownジャパニーズロウレゾキャラメルタウン
* Taikanshiki zenya戴冠式前夜
* Glitter torou penグリッタートロウペン
* Downer beautiful songダウナービューティフルソング
* Gimmick of heavy metal変態最終頁
* Hentai saishuu page

Ayabie Sokukan Eizoushū (アヤビエ即完映像集) (July 19, 2006)

* Taikanshiki zenya戴冠式前夜
* Tsukigoi月請い
* Kiss me Snowキスミイスノウ
* Kuroi tsuka sasgu itoshi negaiクロイツカササグイトシネガイ
* Japanese Lo-rez carameltownジャパニーズロウレゾキャラメルタウン
* Glitter Torou Penグリッタートロウペン

Film Spiral (フィルムスパイラル) (February 13, 2008)

* Kimi no kore to yakusoku君の声と約束
* Sakura mau kisetsu ni桜舞う季節に
* Cubic L/R ock
* Yubisakiユビサキ
* Hoshigaoka星ヶ丘

The 7th Colour ~Indies last tour FINAL~(September 09, 2009)


* TheMe
* Cubic L/R ock
* Hare no Hiハレノヒ
* Tsukuyomiツクヨミ
* Kanariaカナリア
* Senjou Cameraman to saigo戦場カメラマンと最期
* I’m vogue
* Kirisameキリサメ
* Yubisakiユビサキ
* Masquerade
* Ari to kakuzatou蟻と角砂糖
* 0010
* Brownyブラウニー
* Sanbyou三秒
* Aitakute会いたくて
* Nanairo no sora no octave七色の空のオクターブ
* Sakura mau kisetsu ni桜舞う季節に
* Shine
* Electric moonlight
* Digital Lolita demonstrationデジタルロリータデモンストレーション
* Kimi no koe to yakusoku君の声と約束

SummerTour'07 「The Brilliant Parade」 Final at HIBIYA YAGAI DAIONGAKUDO(November 28, 2007)

* Cubic L/R ock
* Brownyブラウニー
* 0010
* Shine
* Sakura mau kisetsu ni桜舞う季節に
* Senjou Cameraman to saigo戦場カメラマンと最期
* -ecumenicalimage-
* Rokugatsu Youka 6月8日
* Sendan wa futaba yori kanbashi栴檀は双葉より芳し
* Yubisakiユビサキ
* Extreme machineエクストリーム・マシーン
* Masquerade
* Ms. Santa clausミスサンタクロース
* Ari to kakuzatou蟻と角砂糖
* Koto no hanoruコトノハノル
* Hoozuki鬼灯
* Hinataヒナタ
* Day dream
* Ai no utaアイノウタ
* Lapis lazuliラピスラズリ
* Nanairo no sora no octave七色の空のオクターブ
* Kimi no kore to yakusoku君の声と約束

spring tour'07 ecumenical image ~C.C.Lemon~(June 13, 2007)

-ecumenicalimage-

* Brownyブラウニー
* 0010
* Shine
* Sakura mau kisetsu ni桜舞う季節に
* Ancient tree
* Senjou cameraman to saigo戦場カメラマンと最期
* Honey flavourハニーフレーバー
* Masquerade
* Ms. Santa Clausミスサンタクロース
* Koto no hanoruコトノハノル
* B.L.C
* Nanairo no sora no octave七色の空のオクターブ
* Hoshi furu ohanashi星降るお話
* Sendan wa futaba yori kanbashi栴檀は双葉より芳し
* Lapis lazuliラピスラズリ
* Hinataヒナタ
* Mefisshu no uta, koi kara no suihouメーフィッシュのうた、恋柄の水泡
* Az
* Kimi no kore to yakusoku君の声と約束

5 Agu 2010

JIGOKU SHOUJO ^^8



Dalam setiap episode, cerita dimulai dengan seorang protagonis yang memiliki perasaan dendam yang memuncak pada seorang tokoh antagonis, lalu mereka membuka website Jigoku Tsushin (Hubungan Neraka) yang hanya dapat dibuka pada tengah malam. Di halaman utama website tersebut tertulis, "Kami akan membalaskan dendam Anda di sini" dan di bawahnya ada tombol yang tertulis "送信 (Kirim)". Beberapa saat setelah mereka mengirim nama orang yang mereka benci, seorang gadis bernama Ai Enma akan datang ke sang klien.



Klien ini akan diberikan sebuah boneka jerami oleh Ai, dengan seutas pita merah yang diikatkan pada leher boneka jerami tersebut. Selanjutnya, Ai memberitahukan orang itu agar menarik benang merah tersebut, supaya orang yang mereka masukkan namanya tadi dibawa ke neraka. Tentu saja ada syarat tertentu untuk melakukannya. Setelah benang merah itu ditarik, maka akan timbul suatu tanda di dada mereka sebagai kontrak dengan Jigoku Shōjo untuk masuk ke neraka pula jika mereka meninggal kelak sebagai konsekuensi terbayarnya dendam mereka.


KARAEKER UTAMA

Ai Enma

Seiyu: Mamiko Noto (Jepang), Brina Palencia (Inggris)

Enma Ai merupakan tokoh protagonis utama pada cerita Jigoku Shōjo. Dengan rambut hitam panjang dan mata merah, dulunya dia pernah mengalami sebuah tragedi yang amat pahit di kehidupannya. Karena kesalahan pahaman warga-warga di desanya, yaitu mereka mengira Ai dapat menghidupkan kupu-kupu, ia di aniaya dan dipanggil setan atau anak iblis. Ketika ia berusia 7 tahun, ia dipersembahkan pada Dewa Gunanung agar panen di desa melimpah. Ia dikurung di hokora (kuil kecil di gunung) dan semua orang memojokkan dia. Tapi suatu hari dia ditolong Sentarō, sepupunya.

Orangtuanya dan sepupu laki-lakinya melindungi dia dan kabur ke hokora (gunung), akhirnya dia ditemukan juga. Akhirnya dia dikubur hidup-hidup bersama orang tuanya oleh penduduk desa itu. Sentarō tidak tega mengubur Ai dalam keadaan hidup. Tapi karena dipaksa, akhirnya dialah yang mengubur wajah Ai yang pertama kali. Akhirnya Ai membalaskan dendamnya dengan bantuan bos neraka(laba-laba).Kini ia tinggal di sebuah dunia yang terus-menerus berada dalam keadaan senja bersama neneknya. Dia bertugas untuk membalaskan dendam kliennya kepada yang didendami klien tersebut.

Ai selalu muncul dengan memakai seragam seifuku atau seragam pelaut berwarna hitam, tetapi Ai akan memakai kimono bercorak floral (maupun polkadot) pada saat ia menjalankan tugasnya sebagai Jigoku Shōjo. Dia menjalankan tugas ini selama lebih dari 400 tahun. Kata-kata kutukannya adalah:

Yami ni madoishi awarena kage yo (闇に惑いし哀れな影よ): "Hei, bayangan yang menyedihkan yang tersesat dalam kegelapan..." Hito o kizutsuke otoshimete (人を傷つけ貶めて): "...selalu menyakiti/memandang rendah orang lain..." Tsumi ni oboreshi gō no tama (罪に溺れし業の魂): "...jiwa yang tenggelam dalam dosa..." Ippen... shindemiru? (一遍... 死んで見る?: "...apa kamu mau mati?/apa kamu mau coba mati?? Lebih baik mati saja?? Apa kamu mau sekarat?"


Ren Ichimoku

Seiyu: Masaya Matsukaze (Jepang), Todd Haberkorn (Inggris)

Ren adalah asisten pertama Ai, muncul dengan bentuk seorang lelaki muda yang tampan. Dia memiliki 3 buah bola mata. Mata ketiga yang terdapat pada dahinya ini sering dipakai oleh Ren untuk mengamati ruang dan bisa menembus dinding. Ren berpakaian kasual layaknya remaja laki-laki pada umumnya. Ketampanannya cukup menarik perhatian para gadis. Ia kadang-kadang menyamar menggunakan nama Ichimoto.

Hone Onna

Seiyu: Takako Honda (Jepang), Jennifer Seman (Inggris)

Hone Onna adalah seorang wanita cantik yang memakai kimono dan memakai obi yang menandakan bahwa ia adalah seorang geisha.Hone Onna juga salah satu asisten Ai Enma. Hone Onna dan Ai bersama-sama menemui klien dan mengantar musuh klien ke neraka. Di dunia nyata, Hone Onna menyamar sebagai seorang wanita biasa untuk menemui kliennya. Hone Onna juga memiliki sebuah senjata, yaitu pisau lempar. Kemampuan Hone Onna yang lain adalah dapat berubah menjadi tulang belulang, karena memang namanya juga berarti wanita tulang.

Wanyūdō

Seiyu: Takayuki Sugo (Jepang), Robert Bruce Elliot (Inggris)

Wanyūdō juga merupakan salah satu asisten Enma Ai dalam tugasnya. Wanyūdō berperan sebagai penjemput roh-roh klien Enma Ai untuk diantar menuju ke neraka. Wanyūdō ditampilkan sebagai orang tua, dengan pakaian tradisional Jepang. Walaupun kelihatan tua, Wanyūdō memiliki kemampuan beladiri dan bisa melempar bola api. Wanyudo juga dapat berubah menjadi roda berapi yang digunakan untuk membawa Ai dari dunia senja ke dunia manusia.

Nenek Ai

Seiyu: Eriko Matsushima (Jepang), Juli Erickson (Inggris)

Wajah Nenek Ai tidak diketahui secara jelas, karena hanya diperlihatkan seperti siluet bayangan saja. Nenek Ai sering menasihati Ai dalam melaksanakan tugasnya. Kadangkala, Nenek Ai juga memberikan nasihat kepada pembantu Ai, seperti Wanyūdō dan Hone Onna.

Kikuri

Seiyu: Kanako Sakai

Seorang gadis yang kekanak-kanakan bermata biru yang lebih parah daripada Ai.Ia adalah gadis yang nakal, jahil dan agak menyebalkan. Ketika sesi Futamokori eps. terakhir tubuhnya diambil oleh Bos Neraka. Saat sesi Mitsuganae ia merasuki boneka. Setiap putaran kuncinya habis, temannya, Yamawaro, harus memutarkan kuncinya. Ia meminta Yamawaro memanggilnya Tuan Putri.


Laba-laba

Seiyu: Hidekastu Shibata

Karakter ini merupakan sebuah laba-laba yang berwarna aneh, biasa muncul pada saat Ai dan pembantunya sedang berkumpul.Bos neraka. Laba-laba ini berbicara seperti suara seorang lelaki. Laba-laba ini tidak pernah suka dan percaya dengan pembantu Ai. Laba-laba inilah yang membuat Ai mengemban tugas menjadi seorang gadis neraka.

Yamawaro

Seiyu: Hekiru Shiina

Seorang anak laki-laki yang tenang dan lembut. Selalu mengikuti Kikuri. Ia dapat berubah menjadi boneka jerami kuning.Dia adalah seorang anak hantu yang menjelajahi gunung tapi setiap kali dia dilihat oleh manusia, ia tampak seperti tumpukan jamur berjalan. Pada sesi Mitsuganae ke 17 Ia diangkat oleh Keluarga Ashiya untuk menggantikan Hikaru, anak mereka yang telah hilang lama. Ia digunakan oleh tuan Ashiya untuk percobaan hidup abadi bagi istrinya. Istrinya tak setuju dan akhirnya menuliskan dendam Hikaru di Hell Correspondence. Yamawaro terus merujuk Nyonya Ashiya untuk tidak melepaskan benang merah boneka jerami, tapi ia tak berhasil.

Mikage Yuzuki

Gadis kelas 3 SMP bermata biru yang menggantikan Ai. Sebelum ia menjadi gadis neraka, Ia selalu dihantui Ai, seperti selalu melihat Ai di cermin, dapat melihat kejadian Ai memberikan boneka jerami pada kliennya, dapat melihat Ai mengirimkan orang yang dibenci kliennya ke neraka, dll.

Ia selalu muncul dengan kimono merah bercorak bunga. Ia diberhentikan menjadi gadis neraka karena kesalahan yang ia lakukan yaitu, mau mengirimkan orang yang telah mengirimkan Akie ke neraka. Ia mendapatkan hukuman neraka.

Takasugi Akie

Teman baik Yuzuki. Ia dikirim ke neraka karena rasa berat hati.Merupakan orang yang paling peduli Yuzuki.

Hiraishi Itsuko

Teman Yuzuki. Orang yang pertama kali mengirimkan gurunya, Tange Hideto ke neraka setelah Ai menghilang 10 tahun yang lalu.Ia merasa sia-sia mengirimkan pak Tange ke neraka.


KARAKTER LAINNYA

Hajime Shibata

Seiyu: Yuji Ueda (Jepang), John Burgmeier (Inggris)

Hajime Shibata merupakan seorang mantan jurnalis. Dia mengumpulkan banyak uang berkat kerjanya dalam memata-matai aktivitas rahasia artis-artis. Pertama-tama, ia mencoba mengungkap situs Jigoku Tsūshin, tapi kemudian ia menyadari bahwa Jigoku Tsushin hanyalah sebuah rumor dan dia berpikir bahwa semua orang sebenarnya sudah berada di neraka. Entah mengapa, putri dari Hajime yaitu Tsugumi, memiliki hubungan rahasia dengan Ai. Hubungan ini memungkinkan Tsugumi untuk melihat segala hal yang telah dilakukan dan dilihat oleh Ai. Di edisi Jigoku Shōjo Futakamori, Hajime dikenal sebagai penulis biografi Enma Ai.

Tsugumi Shibata

Seiyu: Nana Mizuki (Jepang), Luci Christian (Inggris)

Tsugumi Shibata merupakan anak dari Hajime Shibata. Dia sering memanggil ayahnya dengan sebutan 'Hajime-chan'. Tsugumi melihat Ai secara tiba-tiba pada suatu hari dan memulai suatu hubungan rahasia dengan Ai. Mula-mula, ia menduga bahwa ia melihat Ai dari pandangan ayahnya. Tapi, lama-kelamaan Tsugumi menjadi segan untuk bertemu dengan Ai. Dalam musim Futakomori, Tsugumi diperlihatkan sebagai seorang tokoh yang menjadi sumber informasi tentang Ai. Pada episode ke 24 di Futakomori, nampak Tsugumi juga memiliki hubungan dengan Kikuri (salah satu tokoh dalam Jigoku Shojo Futakomori).

Ayumi Shibata

Seiyu: Hitomi Nabatame (Jepang), Colleen Clinkenbeard (Inggris)

Ayumi Shibata adalah istri dari Hajime Shibata dan ibu dari Tsugumi Shibata. Ia meninggal karena kecelakaan saat Tsugumi masih kecil.

21 Jul 2010

JAtuh diantara 2 pilihan....

Aku ga nyangka knp hal ini terulang lagi pda ku....
Mungkin aku tak bisa mengelak juga, hal ini datang secara mndadak.

23 Apr 2010

PVan GajeeeeT nih....huahahaha XP

>> Filth in The Beuty <<


MAnTEb daaaah ^^8



>> Anata no tame no kono inochi <<

PVan JR dah.... ^^8

Nih band gw bgt dahhh. Dari pada jauh" ke Japan sno mnding liat yg lbh nyata dulu dehhh. haha. J-Rocks mah the best pisan euy. MEy g tau mo komen pa lagi. Yg jelas Mey dapet temen JRs buuuuuanyaaaak deh. Haahaha. Band asal Jakarta ini personilnya ntu: kang iman (voc+gitar), kang wima (bass) *suami aye nih-plaaaaaak*, kang anton (drum), ma kang sonny (gitar). Dulu mah sempet tuh di cap plagiat L'arc-en-ciel (band jepang), tapi sekarang mah kaga bener tuh. Malah yang ada mereka menanamkan nasionalisme dengan pake batik. haha. *sok tau bgt gw*. Nih ada beberapa PV mereka, itung" buat nostalgila. haha. *gaje*


>> Meraih Mimpi <<





>> Ceria <<





>> Juwita Hati <<


Hoaaaaaah.... NiHon~~ kenapa kaga aye aje yg dia jak ksna kang??? *narik" wima*



>> Spirit <<



.kyaaaaaaaaaaaa~~~ kakkoi~ *kisu" wimz-plaaaak*





Nih yang dari Laruku Versi J-Rocks. Nyaaaaaa~~~


>> Stay Away<<




>> Ready Steady Go <<